SERANG – Pemerintah Kota Serang melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Puskeswan dan Kesmavet) terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan hewan bagi masyarakat. Seluruh layanan pemeriksaan dan pengobatan hewan ternak maupun hewan peliharaan di Puskeswan Kota Serang masih diberikan secara gratis.
Kepala UPTD Puskeswan Kota Serang, Supriyanto, mengatakan pelayanan tersebut diberikan untuk memudahkan masyarakat dalam memperoleh akses kesehatan hewan. Puskeswan yang berlokasi di Jalan Warung Jaud, Kelurahan Trondol, Kecamatan Serang itu menerapkan dua sistem pelayanan, yakni pelayanan aktif dan pelayanan pasif.
"Untuk pelayanan aktif, tim medis kami turun langsung ke kandang-kandang peternak. Sedangkan pelayanan pasif dilakukan di kantor Puskeswan dan mayoritas pasien yang datang adalah kucing," ujar Supriyanto, Kamis (9 Juli 2026).
Ia menjelaskan, pelayanan aktif dilakukan dengan mengunjungi peternak di berbagai wilayah Kota Serang untuk memeriksa kondisi kesehatan ternak. Sementara itu, pelayanan pasif diberikan kepada masyarakat yang membawa hewan peliharaannya langsung ke klinik Puskeswan.
Menurut Supriyanto, hewan yang paling banyak ditangani di klinik adalah kucing. Dalam satu hari, petugas kesehatan hewan rata-rata menangani tiga hingga empat ekor kucing. Jumlah tersebut jika diakumulasikan mencapai sekitar 70 kunjungan pasien setiap bulannya.
"Seperti halnya manusia, kucing juga rentan terserang berbagai penyakit. Karena itu, penanganan dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan sebelum diberikan obat maupun tindakan medis lainnya," katanya.
Ia menyebutkan, penyakit yang paling sering ditemukan pada kucing meliputi infeksi saluran pernapasan atau flu, gangguan pencernaan seperti diare, hingga penyakit kulit akibat scabies.
Selain memberikan layanan pengobatan, petugas Puskeswan juga mengedukasi para pemilik hewan mengenai pentingnya menjaga kesehatan hewan melalui pemberian pakan bergizi, menjaga kebersihan kandang, serta melakukan perawatan secara rutin agar hewan terhindar dari berbagai penyakit.
Supriyanto menambahkan, mayoritas pengguna layanan merupakan warga Kota Serang, dengan jumlah kunjungan terbanyak berasal dari Kecamatan Serang. Tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan semakin meningkatnya kepedulian terhadap kesehatan hewan peliharaan maupun ternak.
"Hingga saat ini seluruh pelayanan kesehatan hewan yang kami berikan masih gratis. Masyarakat dapat datang setiap hari kerja mulai pukul 08.30 WIB hingga 14.30 WIB," pungkasnya.
