About Me

Seleksi Polri Serang Transparan Ketat

SERANG — Proses penerimaan anggota Polri tahun 2026 di Polres Serang Kota resmi memasuki tahapan pemeriksaan administrasi (rikmin). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian seleksi awal bagi para calon siswa (casis) yang telah mendaftar sejak dibukanya pendaftaran pada 9 Maret hingga 30 Maret 2026.

Petugas dari Bagian SDM Polres Serang Kota, IPDA Panji Priandani, menjelaskan bahwa saat ini para peserta tengah menjalani proses verifikasi berkas secara menyeluruh. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan keabsahan seluruh dokumen yang menjadi syarat utama seleksi.

“Yang saat ini dilihat adalah tahapan pemeriksaan administrasi, di mana para calon anggota Polri dicek keabsahannya. Mulai dari dokumen kependudukan, ijazah, rapor, hingga persyaratan tinggi badan dan domisili,” ujar-nya, Rabu (01/04/2026).

Ia menegaskan, tahapan ini merupakan penyaringan awal untuk memastikan bahwa peserta memenuhi standar dasar sebelum melangkah ke tahap seleksi berikutnya. Namun demikian, tidak semua peserta yang mengikuti pemeriksaan administrasi akan otomatis lolos.

“Yang hadir di sini artinya sudah lolos verifikasi awal, tetapi tetap perlu pendalaman lebih lanjut terkait keabsahan dokumen. Tidak semua pasti lolos, karena bisa saja ada yang tidak memenuhi syarat, misalnya masa domisili kurang dari dua tahun,” jelasnya.

Dalam upaya menjaring sebanyak mungkin putra-putri terbaik daerah, Polres Serang Kota telah melakukan sosialisasi secara masif jauh sebelum pembukaan pendaftaran. Sosialisasi dilakukan ke berbagai sekolah tingkat SMA dan SMK di wilayah hukum Polresta Serang Kota, serta melalui media cetak, radio, hingga pendekatan langsung ke masyarakat.

“Kami setiap tahun melakukan sosialisasi secara intensif. Tidak hanya menjelang pembukaan, tapi sepanjang tahun, termasuk ke sekolah-sekolah dan melalui berbagai media,” tambah Panji.

Terkait isu transparansi, Panji memastikan bahwa proses penerimaan anggota Polri dilakukan secara terbuka dan bebas dari praktik kecurangan. Ia menegaskan bahwa pendaftaran dilakukan secara online oleh masing-masing peserta tanpa intervensi pihak manapun.

“Prinsip kami adalah BETAH: Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Tidak ada praktik titip-menitip. Proses ini juga diawasi oleh Propam Polri, bahkan masyarakat bisa langsung melapor jika menemukan indikasi pelanggaran melalui kanal pengaduan yang telah disediakan,” tegasnya.

Untuk menjaga objektivitas, proses pemeriksaan administrasi juga melibatkan pihak eksternal. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dilibatkan untuk verifikasi data kependudukan, Dinas Pendidikan untuk keabsahan ijazah, serta pengawasan eksternal dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Serang.

“Dengan melibatkan pihak eksternal, kami ingin memastikan proses ini benar-benar objektif dan dapat dipercaya publik,” imbuhnya.

Di sisi lain, semangat dan harapan besar juga terlihat dari para peserta. Salah satunya Alika Dwi Maharani, casis asal Kecamatan Taktakan, Kota Serang, yang tengah mengikuti tahap rikmin administrasi.

“Saya sedang menjalani tes rikmin administrasi untuk menjadi anggota Polri. Harapannya di tahun 2026 ini saya dan teman-teman bisa lulus dan terpilih, sehingga bisa mengikuti pendidikan bersama,” ujarnya, Rabu (01/04/2026).

Alika mengaku mengikuti tahapan seleksi dengan serius dan berharap dapat lolos hingga tahap akhir. Ia juga menyampaikan bahwa proses seleksi yang dijalaninya berlangsung tertib dan sesuai prosedur.