
(Ocit Abdurrasyid Siddiq/ Pengurus Besar PBMA)
SERANG, 8 April 2026 — Pengurus Besar Mathlaul Anwar (PBMA) akan menyelenggarakan hajat besar Muktamar pada Sabtu, 11 April 2026, yang dipusatkan di Gedung Aspirasi KP3B. Perhelatan nasional ini akan dihadiri oleh Menteri Agama RI, Tokoh Nasional Kang Dedi Mulyadi, dan dalam tahap konfirmasi kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto.
Dalam rangka menyambut tamu-tamu kehormatan dan mensyiarkan perhelatan ini, panitia telah memasang baliho, spanduk, dan umbul-umbul di sepanjang Jalan Syekh Nawawi Al Bantani. Pemasangan media sosialisasi di ruang publik adalah hal yang lazim, terbukti dari maraknya atribut ormas lain, organisasi profesi, hingga komunitas hobi balap motor yang bebas terpasang di jalur yang sama tanpa hambatan.
Namun, pada malam hari, aparat Satpol PP Kota Serang secara sewenang-wenang, arogan, dan diskriminatif telah melakukan pencopotan paksa terhadap seluruh media sosialisasi Muktamar Mathlaul Anwar.
Kami menyatakan TIDAK TERIMA dan MENGUTUK KERAS tindakan picik ini!
Tindakan Satpol PP Kota Serang bukan sekadar perlakuan diskriminatif yang cacat hukum dan nalar, tetapi juga merupakan bentuk pelecehan dan penghinaan terbuka terhadap marwah organisasi serta wibawa Ketua Umum PBMA, KH. Embay Mulya Syarif, yang merupakan tokoh sentral dan rujukan moral masyarakat Banten.
Waktu pelaksanaan Muktamar tinggal menghitung hari. Oleh karena itu, kami menuntut pertanggungjawaban langsung dari Pemerintah Kota Serang, secara khusus kepada Wali Kota Budi Rustandi dan Wakil Wali Kota Nur Agis Aulia, selaku atasan langsung instansi perusak tatanan ini, untuk segera merealisasikan tiga tuntutan mutlak berikut:
1. Mengakui kesalahan secara terbuka atas tindakan represif dan diskriminatif yang telah dilakukan oleh jajarannya.
2. Menyampaikan permohonan maaf secara resmi kepada Pengurus Besar Mathlaul Anwar dan KH. Embay Mulya Syarif.
3. Memasang kembali seluruh media dan atribut yang telah dicopot pada titik lokasi semula tanpa kurang satu apa pun, selambat-lambatnya pada Kamis, 9 April 2026, pukul 23.59 WIB.
Apabila tuntutan ini diabaikan, kami siap mengkonsolidasikan seluruh kekuatan kader untuk mengambil langkah-langkah yang lebih terukur demi memulihkan kehormatan organisasi.
(Ocit Abdurrasyid Siddiq/ Pengurus Besar PBMA) SERANG, 8 April 2026 — Pengurus Besar M…