YOGYAKARTA — Semangat “Mazhab Sunan Kalijaga” menjadi salah satu gagasan yang ingin dibawa Masykur dalam memimpin Ikatan Keluarga Alumni UIN Sunan Kalijaga (IKASUKA) Banten periode 2026–2030.
Masykur resmi dikukuhkan sebagai Ketua Pengurus Daerah IKASUKA Banten di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Sabtu (26/9).
Pengukuhan tersebut berlangsung bersamaan dengan Pengukuhan dan Rapat Kerja Pengurus Pusat, Daerah, dan Cabang IKASUKA periode 2026–2030.
Bagi Masykur, semangat “Mazhab Sunan Kalijaga” yang mengedepankan keberislaman dengan tetap berakar pada budaya dan konteks masyarakat memiliki ruang untuk dikembangkan di Banten.
Masykur mengatakan, gagasan tersebut dapat diterjemahkan dengan menggali kembali kekayaan intelektual dan tradisi Islam yang telah berkembang di tengah masyarakat Banten.
“Selama satu periode 2026–2030, IKASUKA Wilayah Banten diharapkan dapat lebih berkontribusi secara positif dan konstruktif terhadap pembangunan sosial kemasyarakatan, khususnya dalam bidang ilmu-ilmu keislaman berbasis kearifan lokal,” tutur Masykur.
Ia menilai Banten memiliki kekayaan khazanah keislaman yang dapat dikembangkan menjadi sumber pengetahuan sekaligus pijakan dalam menjawab persoalan masyarakat.
“Yang akan kita gali adalah khazanah ulama-ulama Banten, tradisi Islam Banten, dan budaya Banten sebagai pengetahuan asli orang Banten,” ujarnya.
Untuk menjalankan gagasan tersebut, kepengurusan IKASUKA Banten dilengkapi sejumlah bidang yang memiliki keterkaitan dengan pengembangan keilmuan dan kebudayaan, seperti Dakwah dan Pemberdayaan Pesantren, Beasiswa dan Riset, serta Seni dan Budaya.
“Ilmu-ilmu keislaman berbasis kearifan lokal ini penting untuk dikembangkan agar kontribusi IKASUKA Banten tidak berhenti pada kegiatan alumni, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Masykur memiliki kedekatan historis dengan UIN Sunan Kalijaga. Ia merupakan mahasiswa Program Studi Aqidah dan Filsafat IAIN Sunan Kalijaga angkatan 1995. Kini, ia menjabat Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.
Selain sebagai Ketua IKASUKA Banten, Masykur juga dipercaya menjadi bagian dari Dewan Pakar Pengurus Pusat IKASUKA.
Penetapannya sebagai Ketua IKASUKA Banten tertuang dalam Keputusan Presidium IKASUKA Nomor 012/SK/PP-IKASUKA/IX/2026 yang ditetapkan di Jakarta pada 21 September 2026.
Dalam kepengurusan daerah, Masykur didampingi Mohamad Rohman sebagai wakil ketua, Ali Muhtarom sebagai sekretaris, Fitri Raya sebagai wakil sekretaris, Ade Fakih Kurniawan sebagai bendahara, dan Nurul Ma'rifah sebagai wakil bendahara.
