SERANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), KH Jazuli Juwaini, resmi terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA) periode 2026–2031. Ia menggantikan KH Embay Mulya Syarief yang sebelumnya menjabat pada periode 2021–2026.
Pemilihan tersebut berlangsung dalam Muktamar XXI Mathla’ul Anwar yang digelar di Hotel Le Dian, Kota Serang, Banten. Musyawarah yang semula diharapkan mencapai mufakat tidak menemukan titik temu, sehingga forum akhirnya menempuh mekanisme voting atau pemilihan langsung.
Proses pemungutan suara melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pengurus Wilayah (PW) dan Pengurus Daerah (PD) Mathla’ul Anwar se-Indonesia, badan otonom, unsur perguruan Mathla’ul Anwar pusat, hingga perwakilan Universitas Mathla’ul Anwar. Masing-masing unsur memiliki satu suara dalam menentukan pilihan secara demokratis.
Tiga kandidat yang maju dalam kontestasi tersebut adalah KH Jazuli Juwaini, H. Andi Yudi Hendriawan, dan H. Humaedi Hasan. Ketiganya dikenal memiliki rekam jejak panjang dalam organisasi Mathla’ul Anwar.
Hasil pemungutan suara menunjukkan persaingan yang ketat. KH Jazuli Juwaini meraih 77 suara, unggul tipis dari Andi Yudi Hendriawan yang memperoleh 71 suara, sementara Humaedi Hasan tidak memperoleh suara.
Dengan hasil tersebut, KH Jazuli Juwaini resmi menahkodai PB Mathla’ul Anwar untuk lima tahun ke depan.
Dalam pernyataan perdananya kepada awak media, KH Jazuli menegaskan komitmennya untuk memperkuat sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Mathla’ul Anwar.
“Yang pertama, kita akan membenahi sumber daya manusia. Yang kedua, Mathla’ul Anwar ini bergerak dalam bidang pendidikan, dakwah, dan sosial. Risalah tiga ini akan kita kokohkan ke depan,” ujarnya kepada, Senin (13/4).
Ia juga menekankan pentingnya pembenahan lembaga pendidikan yang menjadi kekuatan utama Mathla’ul Anwar.
“Mathla’ul Anwar punya sekolah-sekolah, perguruan-perguruan, lembaga pendidikan. Ke depan kita benahi pengelolaannya, penataannya, sehingga mampu melahirkan generasi Indonesia yang lebih berkualitas. Bukan hanya mampu bersaing di dalam negeri, tetapi juga di tingkat global,” tambahnya.
Selain fokus pada penguatan internal, KH Jazuli menegaskan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi kemasyarakatan Islam lainnya.
“Kita akan membangun kolaborasi dan sinergitas dengan berbagai lembaga dan kelompok masyarakat, termasuk ormas-ormas Islam seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan lainnya. Kita harus bersama-sama menyelesaikan persoalan umat, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Di era digital, ia juga mengingatkan agar teknologi dimanfaatkan secara positif.
“Teknologi digital dan informasi saat ini harus kita arahkan menjadi sarana untuk mempercepat pembentukan kecerdasan, keterampilan, dan kualitas generasi bangsa, bukan justru merusaknya,” katanya.
Menanggapi tantangan global, ia menegaskan bahwa Mathla’ul Anwar akan berperan aktif bersama pemerintah dan berbagai elemen masyarakat.
“Ketidakpastian global ini tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Mathla’ul Anwar akan bersama pemerintah dan berbagai elemen lainnya untuk menghadapi persoalan, baik di dalam negeri maupun secara global. Sinergi adalah kunci,” pungkasnya.
Profil KH Jazuli Juwaini: Perpaduan Ulama, Akademisi, dan Politisi
Terpilihnya KH Jazuli Juwaini sebagai Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar tidak lepas dari latar belakangnya yang kuat di bidang akademik, politik, dan organisasi. Sosoknya dikenal luas, baik di lingkungan Mathla’ul Anwar, tingkat nasional, hingga internasional.
KH Jazuli lahir di Bekasi pada 2 Maret 1965. Ia tumbuh dalam tradisi keilmuan Islam yang membentuk fondasi intelektualnya sejak dini. Pendidikan formalnya ditempuh secara konsisten dalam bidang keislaman dan manajemen.
Ia menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud (LIPIA Jakarta) pada Fakultas Syariah. Selanjutnya, ia meraih gelar S2 di Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta dengan konsentrasi Tafsir Hadits. Gelar doktor diperolehnya dari Universitas Negeri Jakarta dalam bidang Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM).
Kombinasi keilmuan tersebut menjadikannya tidak hanya memahami teks keislaman, tetapi juga memiliki perspektif modern dalam pengelolaan organisasi.
Di dunia profesional, KH Jazuli aktif sebagai dosen pascasarjana di Universitas Sahid Jakarta. Sementara di dunia politik, ia memiliki rekam jejak panjang sebagai anggota DPR/MPR RI selama lima periode berturut-turut sejak 2004 hingga saat ini (2024–2029), mewakili daerah pemilihan Banten II.
Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), posisi strategis yang menunjukkan kapasitasnya dalam memimpin dan mengelola dinamika politik nasional.
Di lingkungan Mathla’ul Anwar, KH Jazuli memiliki pengalaman organisasi yang panjang. Ia pernah menjabat sebagai Ketua PB Mathla’ul Anwar Bidang Organisasi dan SDM (2008–2013), serta Anggota Majelis Wali Amanah (2013–2018). Pengalaman ini membuatnya memahami karakter dan tantangan internal organisasi secara mendalam.
Selain itu, ia juga aktif di berbagai organisasi keislaman, di antaranya pernah menjadi Ketua Dewan Pemakmuran Masjid Indonesia (1999–2004). Di tingkat internasional, ia menjabat sebagai Wakil Presiden Forum Anggota Parlemen Muslim Dunia (IIFP).
KH Jazuli juga dikenal sebagai penulis produktif. Sejumlah karya yang telah dihasilkannya antara lain Menunaikan Amanah Umat, Memimpin Perubahan di Parlemen, Revitalisasi Pendidikan Islam, dan Ulama dan Pesantren Mewariskan Indonesia Merdeka. Karya-karya tersebut mencerminkan perhatian besarnya terhadap pembangunan umat dan bangsa.
Melalui karya ilmiahnya, ia menunjukkan kedalaman akademik yang kuat. Tesisnya membahas pentingnya asbab al-nuzul dalam penafsiran ayat hukum, sementara disertasinya mengkaji perubahan organisasi DPR pasca amandemen UUD 1945.
Sejumlah penghargaan juga telah diraihnya, baik di tingkat nasional maupun internasional, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya di bidang politik, intelektual, dan pelayanan publik.
Bagi warga Mathla’ul Anwar, terpilihnya KH Jazuli bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi juga harapan baru untuk membawa organisasi semakin maju, khususnya dalam bidang pendidikan, dakwah, dan sosial.
Kini, di bawah kepemimpinannya, Mathla’ul Anwar menatap masa depan dengan optimisme baru, dipimpin oleh sosok yang memadukan kekuatan keilmuan, pengalaman organisasi, dan jejaring nasional maupun global.
SERANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), KH Jazuli Juwain…