About Me

header ads

Penutupan Sumber Air Bonleu; Masyarakat Terlalu Dini Bersikap

Gambar : Tokoh Muda TTS, Elli Neonufa

TTS-MYINDIKATOR, Aksi masyarakat desa bonleu yang sesuai informasi kembali memutuskan jaringan perpipaan yang mengalirkan air bersih ke kota soe kabupaten timor tengah selatan provinsi nusa tenggara timur dikarenakan belum direalisasikanya pekerjaan jalan hotmix oleh pemerintah kabupaten timor tengah selatan, menuai respon dari berbagai banyak pihak salah satunya tokoh muda TTS, Elli Neonufa.

Saat ditemui Elli mengatakan, "Masyarakat desa bonleu sebenarnya terlalu gegabah alias terburu-buru dalam mengambil sikap" Kata Elli

Lanjutnya, "Harus disadari kalau Pemerintah Daerah sebenarnya sudah menjawab keluhan masyarakat dibuktikan dengan telah ditetapkannya anggaran untuk pekerjaan jalan tersebut bahkan di tambah lagi, terus kurang baiknya pemeritah dimana?. Ucap Elli

Masih menurutnya, "Tentunya sebelum bekerja, mungkin saja ada pertimbangan-pertimbangan lain yang harusnya bisa dikomunikan dengan baik",

"Sebagai masyarakat yang baik, harusnya bisa membangun komunikasi yang lebih baik lagi dengan pemerintah biar jelas apa kendala atau alasan sampai pekerjaan jalan hotmik bonleu belum dikerjakan" Harap Elli

Ditempat terpisah anggota dewan perwakilan rakyat daerah Lusianus Tusalak saat dimintai tanggapanya terhadap kondisi ini mengatakan,

"Aksi yang dilakukan masyarakat kita hormati, karena merupakan bentuk kekecewaan terhadap pemerintah. Tapi sesuai kordinasi dengan pihak ULP dan dinas-dinas teknis, demi menjaga mutu dan kualitas pekerjaan disarankan agar pekerjaan jalan tersebut ditunda ke tahun depan saja" Kata Lusianus

Masih menurut Lusianus, "sehinga dasar pertimbangan teknis tersebut telah di tetapkan anggaran untuk pekerjaan jalan hotmik pada APBD Perubahan sebesar 3.7 M sedangkan pada APBD induk 2022 menjadi 5.M sekian sehingga sebagai wakil rakyat dari partai Hanura kami akan terus mendorong pemerintah agar apapun yang terjadi tahun depan jalan tersebut harus diselesaikan pekerjaannnya" Pungkas Lusianus. (BES)